KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari kembali membanggakan seluruh civitas akademika dengan meraih prestasi gemilang di tingkat nasional. Unit Akses Kampus (UAK) Universitas Muhammadiyah Kendari berhasil menempatkan mahasiswanya sebagai juara dalam kompetisi bisnis tingkat nasional yang diselenggarakan di Jakarta pada 15-17 April 2026 lalu. Pencapaian ini menandai komitmen institusi dalam mengembangkan potensi mahasiswa dan membuktikan bahwa pendidikan berkualitas tidak hanya berasal dari pusat-pusat pendidikan besar di Jawa.
Tim mahasiswa yang terdiri dari empat anggota berhasil mengalahkan 87 peserta dari berbagai universitas ternama di seluruh Indonesia dalam Kompetisi Rencana Bisnis Nasional (KRBN) 2026 yang disponsori oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi serta beberapa perusahaan multinasional terkemuka. Mereka memenangkan hadiah utama senilai Rp 250 juta, piala penghargaan, sertifikat, dan kesempatan untuk mengembangkan bisnis mereka melalui inkubator bisnis nasional.
### Latar Belakang Kompetisi dan Persiapan Tim
Kompetisi Rencana Bisnis Nasional (KRBN) 2026 merupakan ajang tahunan yang dirancang untuk memberikan platform bagi mahasiswa dari seluruh nusantara dalam mengembangkan ide-ide inovatif dan kreatif di bidang kewirausahaan. Peserta diminta untuk menyusun proposal bisnis yang komprehensif, termasuk analisis pasar, proyeksi keuangan, strategi pemasaran, dan rencana operasional yang detail dan realistis.
Tema kompetisi tahun ini adalah “Inovasi Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Masyarakat Lokal,” yang menuntut peserta untuk menghadirkan solusi bisnis yang tidak hanya menguntungkan secara finansial tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan komunitas sekitar. Pendekatan ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Tim dari Unit Akses Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari telah mempersiapkan diri selama lima bulan sebelum kompetisi berlangsung. Mereka bekerja sama dengan dosen pembimbing, mengikuti workshop kewirausahaan, dan melakukan riset pasar yang mendalam untuk memastikan setiap aspek proposal bisnis mereka memiliki fondasi yang kuat dan terukur dengan baik.
### Konsep Bisnis yang Menangkan Hati Juri
Ide bisnis yang diajukan oleh tim Universitas Muhammadiyah Kendari berfokus pada pengembangan industri rumahan yang memanfaatkan limbah pertanian menjadi produk bernilai tambah tinggi. Produk unggulan mereka adalah biokompos organik dan pupuk cair yang diproduksi dari limbah tanaman jagung dan padi yang berlimpah di Sulawesi Tenggara.
Konsep ini menarik perhatian juri karena beberapa alasan strategis. Pertama, produk ini menjawab kebutuhan petani lokal yang membutuhkan pupuk berkualitas dengan harga terjangkau. Kedua, solusi ini ramah lingkungan dan mengurangi limbah pertanian yang selama ini menjadi masalah dalam pengelolaan sampah di daerah pertanian. Ketiga, model bisnis mereka telah terbukti dapat meningkatkan pendapatan petani dan membuka lapangan kerja baru di tingkat komunitas.
Tim juga menghadirkan proyeksi keuangan yang sangat detail, menunjukkan bahwa bisnis ini dapat mencapai break-even point dalam waktu 18 bulan dan memberikan return on investment sebesar 35 persen per tahun. Analisis risiko yang komprehensif dan strategi mitigasi yang matang juga menjadi nilai tambah yang membuat proposal mereka unggul dibandingkan pesaing.
“Kami sangat terkesan dengan detail dan profunditas analisis yang disajikan oleh tim ini,” ungkap Dr. Bambang Sutrisno, ketua juri kompetisi, dalam sesi pengumuman pemenang pada 17 April 2026. “Bukan hanya ide yang cemerlang, tetapi juga eksekusi yang terukur dan pemahaman mendalam tentang pasar lokal yang membuat proposal ini menjadi yang terbaik.”
### Tokoh-Tokoh di Balik Kesuksesan
Tim pemenang terdiri dari empat mahasiswa yang berasal dari berbagai program studi di Unit Akses Kampus. Mereka adalah Adnan Pratama (23 tahun, mahasiswa Program Studi Manajemen), Siti Nurhaliza (22 tahun, Program Studi Akuntansi), Rismanto (23 tahun, Program Studi Teknik Pertanian), dan Nurshinta Wulandari (21 tahun, Program Studi Agribisnis).
Adnan Pratama, yang bertindak sebagai ketua tim, mengatakan bahwa kesuksesan ini adalah hasil dari dedikasi, kerja keras, dan sinergi yang solid antar anggota tim. “Kami berasal dari latar belakang akademis yang berbeda, dan justru itu menjadi kekuatan kami. Setiap orang membawa perspektif unik yang memperkaya diskusi dan analisis kami,” ujar Adnan dengan bangga saat diwawancarai di kantor Unit Akses Kampus, Senin, 19 April 2026.
Siti Nurhaliza, yang bertanggung jawab atas aspek keuangan proposal, menambahkan bahwa riset pasar yang intensif menjadi kunci utama kesuksesan mereka. “Kami tidak hanya membuat asumsi, tetapi benar-benar turun ke lapangan, berbicara dengan petani, menganalisis data penjualan, dan memahami dinamika pasar secara real,” jelasnya.
Pembimbing akademik tim, Dr. Ir. Muhammad Hasan, M.Sc., dari Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Kendari, menyatakan bahwa mahasiswa di Unit Akses Kampus memiliki potensi yang sama dengan mahasiswa di kampus utama mana pun. “Mereka mungkin dari latar belakang yang berbeda, tetapi motivasi, kedisiplinan, dan kemampuan mereka tidak kalah. Yang diperlukan adalah bimbingan yang tepat dan kesempatan untuk membuktikan kemampuan mereka, yang telah kami berikan melalui berbagai program pengembangan akademik dan non-akademik,” ungkap Dr. Hasan.
### Peran Unit Akses Kampus dalam Pengembangan Prestasi Mahasiswa
Unit Akses Kampus (UAK) Universitas Muhammadiyah Kendari merupakan unit pendidikan yang didirikan dengan tujuan memberikan akses pendidikan berkualitas kepada masyarakat di daerah Kendari dan sekitarnya. Unit ini menawarkan program sarjana di berbagai bidang, dengan fokus pada pengembangan keterampilan praktis dan pembangunan karakter yang kuat.
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Aris Yaman, M.Hum., menyambut dengan antusias pencapaian mahasiswa Unit Akses Kampus ini. “Prestasi ini membuktikan bahwa komitmen kami untuk memberikan pendidikan berkualitas di seluruh unit kampus telah membuahkan hasil nyata. Unit Akses Kampus bukan sekadar cabang, tetapi bagian integral dari Universitas Muhammadiyah Kendari yang memiliki tanggung jawab sama untuk menghasilkan lulusan berkualitas,” kata Prof. Aris dalam konferensi pers di Aula Utama Kampus Pusat, Selasa, 18 April 2026.
Lebih lanjut, Prof. Aris menjelaskan bahwa universitas telah menginvestasikan sumber daya yang signifikan untuk mendukung pengembangan potensi mahasiswa, termasuk melalui program-program pelatihan kewirausahaan, mentoring akademik intensif, dan akses ke fasilitas penelitian dan laboratorium yang memadai. “Kami percaya bahwa investasi dalam pengembangan mahasiswa adalah investasi terbaik untuk masa depan institusi dan komunitas yang kami layani,” tambahnya.
Direktur Unit Akses Kampus, Dr. Hasnah Mardiana, S.H., M.H., mengatakan bahwa prestasi ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan standar akademik dan nonakademik di unitnya. “Kami akan terus mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi dalam kompetisi-kompetisi bergengsi, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Setiap kesuksesan yang diraih oleh mahasiswa kami adalah kesuksesan bersama dan motivasi untuk terus berkembang,” ungkap Dr. Hasnah.
### Dampak dan Signifikansi Prestasi
Pencapaian tim mahasiswa Unit Akses Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari ini memiliki dampak yang cukup luas. Pertama, secara institusional, prestasi ini meningkatkan citra dan reputasi Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai institusi pendidikan yang mampu menghasilkan mahasiswa berprestasi tinggi, tidak terbatas pada kampus pusat saja.
Kedua, secara akademik, kesuksesan ini menunjukkan validasi atas kurikulum dan metode pembelajaran yang diterapkan di Unit Akses Kampus. Hal ini menjadi dasar yang kuat untuk terus melakukan pengembangan dan inovasi dalam proses pembelajaran, sehingga mampu menghasilkan mahasiswa yang kompetitif dan relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.
Ketiga, secara personal, kesuksesan ini membuka peluang bagi para anggota tim untuk mengembangkan bisnis mereka lebih lanjut. Dengan dukungan dana sebesar Rp 250 juta dan akses ke inkubator bisnis nasional, mereka memiliki kesempatan emas untuk mewujudkan ide bisnis mereka dari konsep menjadi realitas yang menguntungkan.
Keempat, secara sosial dan ekonomi, ide bisnis mereka memiliki potensi untuk memberikan dampak positif bagi petani lokal di Sulawesi Tenggara. Penggunaan pupuk organik berkualitas tinggi dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Selain itu, bisnis ini juga dapat membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan nilai tambah dari produk pertanian lokal.
### Rencana Pengembangan Lebih Lanjut
Para anggota tim mengungkapkan rencana ambisius mereka untuk mengembangkan bisnis ini lebih lanjut. Setelah memenangkan kompetisi, mereka berencana untuk mendirikan fasilitas produksi pertama di daerah Poasia, Kendari, dengan kapasitas awal sebanyak 500 ton produk per tahun. Dalam fase kedua, mereka menargetkan untuk ekspansi ke daerah-daerah lain di Sulawesi Tenggara dan bahkan ke pulau-pulau tetangga.
“Kami juga berencana untuk melibatkan kelompok tani lokal sebagai mitra produksi, sehingga mereka tidak hanya sebagai konsumen, tetapi juga sebagai produsen yang mendapat manfaat langsung dari bisnis ini,” jelas Rismanto, anggota tim yang bertanggung jawab atas aspek teknis dan produksi.
Universitas Muhammadiyah Kendari telah menyatakan komitmennya untuk terus memberikan dukungan kepada tim melalui program inkubasi bisnis internal, akses ke jejaring alumni yang luas, dan fasilitas laboratorium untuk riset dan pengembangan produk lebih lanjut.
### Pesan untuk Mahasiswa Lainnya
Kesuksesan ini juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa-mahasiswa lain di Unit Akses Kampus untuk terus berusaha dan percaya diri dalam menghadapi tantangan akademik dan non-akademik. “Kami ingin menunjukkan kepada teman-teman kami bahwa tidak ada batasan dalam meraih prestasi, asalkan kita memiliki motivasi yang kuat, kerja keras, dan dukungan dari orang-orang terkasih,” pesan Nurshinta Wulandari kepada sesama mahasiswa.
### Penutup
Pencapaian tim mahasiswa Unit Akses Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari dalam Kompetisi Rencana Bisnis Nasional 2026 merupakan buah dari dedikasi, kerja keras, dan ekosistem akademik yang mendukung di institusi. Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama universitas, tetapi juga membuktikan bahwa potensi dan kualitas mahasiswa tidak ditentukan oleh lokasi geografis kampus, melainkan oleh motivasi internal dan kualitas pendidikan yang diberikan.
Ke depannya, diharapkan bahwa kesuksesan ini akan menjadi model dan motivasi bagi mahasiswa dan unit-unit lain di Universitas Muhammadiyah Kendari untuk terus berinovasi, berkomitmen pada keunggulan akademik, dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan masyarakat. Dengan terus mengembangkan program-program unggulan dan memberikan kesempatan yang sama kepada semua mahasiswa untuk berkembang, Universitas Muhammadiyah Kendari diharapkan dapat menjadi institusi pendidikan pilihan yang diakui tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional dan internasional.
—
Penulis: Redaksi Kampus
Sumber: Kantor Humas Universitas Muhammadiyah Kendari, Wawancara Langsung
Foto: Tim Pemenang Kompetisi Rencana Bisnis Nasional 2026 bersama juri dan pejabat kampus